Mencintai dan Memilih


Hidup memang penuh dengan pilihan

dan yang jarang kita lakukan adalah memilih karena kita terlalu banyak menerima ..

kata-kata ini terinspirasi dari film Para Pencari Tuhan Tuhh  .. Katanya kita terlalu sering belajar mencintai tanpa belajar untuk memilih.

Hmm ... dalam banget ya kata-katanya

sedalem sumur dan sejero lautan ... hhihi
coba kita telaah lebih lanjut ..

bahwa memang kita selalu belajar mencintai si A dengan kelebihandan kekurangan nya ...
mencintai si B dengan kelebihan dan kekurangannya
mencintau si C dengan kelebihan dan kekurangannya

dan pada akhirnya kita mencintai semuanya ,,,

bener g sihh ?

nah disaat harus milih ... bingung dehh

eng ing eng ...

dan disaat kita udah milih ... terkadang kita malah ragu dan membuka hati untuk mencintai orang lain ...


hhhmm jelimet ya bahasannya

ya pada akhirnya ... cinta itu bukanlah tentang apa yang kita cintai tapi apa yang kita pilih,, ngerti ga

aku juga kaga ngerti siiih ...

yang pasti ketika kita mulai memilih seseorang dalam hidup kita
cintailah dia sepenuh hati dengan segala kekurangan yang ada dalam diri dia

memang sulit sekali siih buat prakteknya
it's so difficult to practice

karena selalu banyak kejutan kejutan yang bakalan datang sama diri kamu

just ... be a patient ..

karena itu semua pilihan kamu ..

nyambung g siih ??

hiks hiks


ga tau kenapa

tiba tiba pingin nangis

stress nya malah berkepanjangan ...

:(

kenapa ga bisa normal lagi ... :(

Curhat ... :(


19: 03 AM

Kamu tau

Terkadang, ingin rasanya menangis tanpa mengeluarkan air mata

Menjerit tanpa mengeluarkan kata

tapi lebih sakit rasanya, dan pasti akan lebih lama luka itu sembuh


Kenapa bukan kaum adam saja yang harus mempunyai sifat emosional seperti ini
kenapa mesti kita ?? Mesti seorang Hawa ???

Kenapa mereka pun .. para kaum adam tak pernah bisa mengerti dan bisa memahami

sekedar mengingkari ego dari kodrat yang sebenarnya

Kenapa mesti kita 'seorang wanita' 

........

jarang rasanya melihat seorang lelaki, pria, atau apapun itu namanya bisa memahami sebagian dari kita ..

 .......

memang siih ...


kita jangan terlalu menuntut seseorang menjadi apa yang kita inginkan

karena jika begitu ... itu bukan cinta kan ... ?!!!!!


hwaaaa ... malam ini aku bener-bener kangen ama kamu yank !!!!!

Makasiiih Dumayy


Lucu ya rasanya,, kalo kita menemukan seseorang dari dunia maya and then berlanjut di dunia nyata. Aku memang suka banget berselancar di dunia maya, entah itu YM, facebook, twitter (jarang sihh hhe) sampai Friendster (ga bisa dibuka lagi), juga MIRC. Rasanya asiik kalo udah masuk ke dunia maya. Aku ga usah pura-pura baik, pura-pura cantik, just be u'r self (terkecuali orang2 yang suka malsuin identitasnya kali ya di dumay).

aku juga lumayan suka kopi darat, kenalan di dumay trus ketemuan gitu, dan memang ga semua berlanjut lancar seperti yang diharapkan, and i'm never to regret that !!!

and yang terakhir yang ketemuan ma aku di dumay,, akhirnya jadi pacar aku !!! what ??!!!

i can't believe ... !!! kayanya kalo kita jadi ke jenjang pernikahan,, kudu ngucapin ucapan terima kasih sama YM dan Facebook yang telah mempertemukan kita :) (hhikk ... alayy ... )

Tapi itu kenyataannya,, kita kenal dari via chat .. dan berlanjut facebook-n.

anneh ya

sesuatu yang berawal dari keisengan itu ... jadi kayak magic :)

hhahaha ..

jadi inget doa yg aku bacain sebelum kenalan ma dia ..

"Ya Tuhan,, di hari ulang tahun ku ini, aku berdoa ... dekatkanlah hamba pada jodoh hamba, ya minimal tahun ini udah bisa enggaged alias bertunangan karna jomblo ini menyiksaku (ga gini-gini amat sih doanya,, dibikin dramatis aja hhha ... "

and then ... Tuhan menjawab doa aku ... masuklah seorang turunan adam ngajak chatting aku ..


dannn ttiiiiiiiiiiiit cerita disensor ahhh !!!!! hhhahaha


ya pokonya, sampe sekarang kita masih jadian.

aku juga gak tahu,, kenapa mau jadi pacar dia. Yang aku tau memang aku nyaman sama dia, dan aku juga sama dia, masa harus disia-sia kan bukan ????


and harus mulai belajar mengenal, memahami, dann ... me me me me yang lainnya

huuuuft ...


kali udah gini, aku ga akan nyesel dengan cerita cinta aku yang sebelumnya,, EGP, UNTUNG, GA PENTING DIPIKIRIN

yang pasti karena kesalahan itu aku diantarkan pada dia ..


hhhikss seddii

Pendekatan Manajemen Kebidanan


PENDEKATAN MANAJEMEN KEBIDANAN

Manajemen Kebidanan adalah proses pemecahan masalah yang digunakan sebagai metoda untuk menginterpretasikan pikiran dan tindakan berdasarkan teori ilmiah,penemuan-penemuan, ketrampilan dalam rangkaian atau tahapan yang logis untuk pengambilan suatu keputusan yang berfokus pada klien (Varney, 1997)

Langkah-langkah manajemen kebidanan meliputi:

Langkah I : Pengumpulan data dasar

Pada langkah pertama ini dikumpulkan semua informasi yang akurat dan lengkap dari semua sumber yang berkaitan dengan kondisi klien. Untuk memperoleh data dapat dilakukan dengan cara wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang, data yang dibutuhkan adalah sebagai berikut:

1. Data subjektif

Data subjektif dapat diperoleh dengan cara anamneses/wawancarayang dilakukan langsung pada klien atau alloanamnese yaitu anamnese yang dilakukan pada ibu/keluarga untu memperoleh data/informasi tentang keadaan klien. Pada asuhan kebidanan pada Ny Y data subjektif dilakukan dengan cara anamnesa.

2. Data Objektif

Yaitu data yang diperoleh dengan cara observasi, pemeriksaan fisik, pemeriksan khusus, dan pemeriksaan penunjang.

Langkah II : Interpretasi Data

Pada langkah ini dilakukan identifikasi terhadap diagnosa/masalah berdasarkan interpretasi yang akurat atas data-data yang telah dikumpulkan,sehingga dapat merumuskan diagnosa spesifik, rumusan diagnosa dan masalah keduanya digunakan arena masalah tidak dapat di idenifikasikan seperti diagnosa, tetapi masalah membutuhkan penanganan.

Langkah III : Antisipasi masalah potensial

Pada langkah ini dilakukan identifikasi masalah/diagnosa potensial berdasarkan diagnose yang sudah diidentifikasi sebelumnya. Langkah ini membutuhkan antisipasi bila memungkinkan dilakukan pencegahan. Sehingga langkah ini benar-benar merupakan langkah yang bersifat antisipasi dan rasional/logis.

Langkah IV : Menetapkan Kebutuhan/Tindakan segera

Langkah ini mencerminkan kesinambungan dari proses pentalakasanaan manajemen kebidanan sebelumnya. Hal ini menujukan bahwa dalam melakukan tindakan harus sesuai dengan prioritas maasalah/kebutuhan yang dihadapi klien. Bidan mengidentifikasikan perlunya tindakan segera yang mampu dilakukan secara mandiri atau dikonsultsikan ataupun ditangani bersama dengan anggota tim kesehatan yang lain sesuai dengan kondisi klien.

Langkah V : Menyusun Rencana Asuhan Yang menyeluruh

Pada langkah ini direncanakan asuhan yang menyeluruh ditentukan oleh langkah-langkah sebelumnya. Langkah ini merupakan kelanjutan kebidanan terhadap masalah dan diagnose yang telah diidentifikasi atau diantisipasi. Setiap rencana asuhan haruslah disetujui oleh kedua belah pihak dalam hal ini bidan atau dokter dengan klien atau keluarga agar dapat dilaksanakan dengan efektif dan rational berdasarkan pengetahuan yang terkini serta sesuai dengan asumsi tentang apa yang akan dilakukan terhadap klien. Semua asuhan yang telah disepakati dikembangkan dalam asuhan yang menyeluruh dan berkesinambungan.

Langkah VI : Pelaksanaan Langsung Asuhan Dengan Efisien Dan Aman

Langkah ini merupakan pelaksanan dari rencana asuhan yang menyeluruh pada langkah V yang dilaksnakan secara efisien dan aman. Pelaksanaan ini bisa dilakukan oleh bidan sendiri atau bersama dengan klien/keluarga atau dengan anggota tim kesehatan lain, pastikan langkah-langkah yang telah direncanakan pada langkah sebelumnya dengan benar-benar terlaksana. Dalam situasi dimana bidan berkolaborasi dengan dokter atau tenaga kesehatan lain untuk menangani klien yang mengalami komplikasi, maka bidan tetap bertanggung jawab terhadap terlaksanaannya rencana besar yang menyeluruh tersebut.

Langkah VII : Mengevalusi Efektivitas Asuhan

Pada langkah ini dilakukan evaluasi keefektifan dari asuhan yang telah diberikan meliputi pemenuhan akan bantuan apakah benar-benar terpenuhi susuai dengan kebutuhan sebagaimana telah diidentifikasi didalam diagnose dan masalah. Rencana teresebut dianggap efektif jika memang benar-benar efektif dan sebagian mungkin belum efektif mengingat bahwa proses penatalaksanaan ini merupakan suatu kegiatan yang berkesinambungan maka perlu mengulang kembali dari awal setiap asuhan yang tidak efektif melalui penatalaksanaan untuk mengidentifikasi mengapaproses tersebut tidak efektif serta melakukan penyesuaian pada rencana asuhan selanjutnya.


Mungkin Terlihat Aneh


Mungkin terlihat aneh untuk mereka
ketika aku terlihat sendiri
tak beriringan kembali...

tapi sungguh
aku ingin sendiri
ada penolakan dari diriku untuk berjalan seiring

aku hanya ingin menikmati sendiri
tanpa mereka ...
dan hanya dengannya

इंजिन बेर्सरिता...


मम्पीत्त्त...माँ